Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Salah satu upaya peningkatan ketahanan pangan keluarga adalah melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan pangan lokal. Desa Jujun sebagai salah satu Desa Laboratorium Terpadu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (DLT MBKM) memiliki potensi produksi ikan danau yang dapat diolah menjadi olahan pangan dengan nilai gizi dan daya terima yang tinggi, seperti tepek ikan danau. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga dengan memberdayakan ekonomi masyarakat berbasis pangan lokal tepek ikan danau di Desa Jujun. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sasaran sebelum (skor = 73,8) dan setelah (skor = 83,3) diberikan materi edukasi, namun tidak berbeda nyata (Sig.>0,05). Diperlukan keberlanjutan produksi tepek ikan danau oleh badan usaha milik desa (BUMDES) atau TP-PKK untuk memberdayakan ekonomi masyarakat desa. Selain itu, tepek ikan danau juga dapat digunakan untuk konsumsi pangan protein hewani berbasis pangan lokal di keluarga.
Copyrights © 2024