Pemeriksaan golongan darah dilakukan dengan cara mencampurkan darah dengan serum anti A, anti B, dan anti AB serta Anti D untuk mendeteksi adanya antigen di permukaan sel darah merah. Masalah gizi yang paling umum dan sulit diatasi secara global yaitu anemia. Deteksi anemia dapat dilakukan dengan melakukan skrining pemeriksaan hemoglobin secara berkala. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pelatihan dan edukasi tentang teknik pemeriksaan golongan darah dan sciring anemia dengan melakukan pemeriksaan hemoglobin pada siswa SMAN 11 Kota Bengkulu. Metode kegiatan berupa ceramah dan pelatihan langsung mengenai teknik pemeriksaan golongan darah dan skrining anemia (Hb). Pelatihan mengenai Teknik Pemeriksaan golongan darah diikuti oleh 74 orang siswa, dimana didapat golongan darah A sebanyak 23 orang, golongan darah B sebanyak 24 orang, golongan darah AB sebanyak 6 orang, dan golongan darah O sebanyak 21 orang. Skrining anemia (Hb) diikuti oleh siswi sebanyak 22 orang dengan kadar Hb normal. Pelatihan ini berlangsung lebih kurang 120 menit yang diikuti oleh peserta dengan tertib dan peserta menyimak dan mempraktikkan apa yang disampaikan oleh pemateri. Antusiasnya peserta dibuktikan di sesi pertanyaan siswa mengajukan pertanyaan seputar materi yang disampaikan yang berkaitan dengan pemeriksaan golongan darah dan hemoglobin. Setelah mengikuti Pelatihan Teknik pemeriksaan golongan darah dan skrining anemia (hb) siswa siswi SMAN 11 Kota Bengkulu dapat melakukan pemeriksaan golongan darah dan pemeriksaan Hb dengan baik dan hasil yang tepat. Peserta juga telah mengetahui golongan darahnya masing-masing.
Copyrights © 2025