Jurnal Kesehatan
Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN

KEJADIAN REINFARK MIOKARD AKIBAT ANTIKOAGULAN UFH DAN ENOXAPARIN PASIEN STEMI

Suanbani, Mawita (Unknown)
Aprilia, Citra Ayu (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2021

Abstract

Secara farmakologis enoxaparin lebih baik dibanding UFH dalam mengobati pasien STEMI karena lebih sedikit mengaktivasi trombosit. Aktivasi trombosit ini kemudian memicu terjadi reinfark miokard. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kejadian reinfark miokard pada pasien STEMI yang menggunakan antikoagulan UFH dan enoxaparin. Metode penelitian ini menggunakan systematic review, yakni metode yang digunakan untuk mengumpulkan bukti-bukti relevan, sesuai dengan kriteria kelayakan yang sudah ditentukan sebelumnya untuk menjawab pertanyaan penelitian yang menjadi fokus peneliti. Penilaian kualitas jurnal menggunakan The Cochrane Collaboration’s Tool for Assessing Risk of Bias. Total 36.778 pasien STEMI mendapat terapi antikoagulan, 18.385 menggunakan enoxaparin dan 18.383 menggunakan UFH atau heparin. Pasien yang mendapat terapi fibrinolitik lain sebagai tatalaksana STEMI sebelumnya sebanyak 23.255 pasien, kemudian dirandomisasi untuk mendapat terapi enoxaparin atau heparin. Terdapat perbedaan kejadian reinfark miokard akibat penggunaan antikoagulan UFH dan enoxaparin namun tidak pada pasien yang mendapat terapi inisial UFH. Enoxaparin direkomendasikan sebagai antikoagulan pilihan untuk digunakan dalam menatalaksana pasien STEMI.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JKPN

Publisher

Subject

Nursing

Description

Jurnal Kesehatan is open access, a peer-reviewed journal and authoritative source of health information. The journal has a special focus on Public health, nursing, midwifery, and relevant topics of health issues. The scopes of Jurnal Kesehatan are : Public health: Epidemiology, Health promotion, ...