Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian kriminologi terapan dengan perspektif teori Higiene Kriminal dan Politik Kriminal. Pendekatan ini bertujuan untuk melihat bagaimana bekerjanya cyber security sebagai upaya preventif dan represif dalam menanggulangi cyber crime. Tujuan penelitian ini untuk melihat dalam kajian Kriminologi sejauh mana Cyber Security di Bank Sumsel Babel Syari’ah dalam melakukan Mitigasi dari ancaman dan serangan Cyber Crime dan upaya Recovery ketika terjadi ancaman maupun serangan Cyber Crime. Metode Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan cara melakukan olahan data dari hasil pengumpulan data yang diperoleh baik itu melalui observasi, studi dokumen maupun hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mitigasi risiko, melalui kajian Higiene Kriminal upaya preventif yang dilakukan BSB Syari’ah dalam pencegahan terhadap kejahatan siber sudah sangat memadai, Sedangkan dalam upaya recovery/ pemulihan, melalui kajian Politik Kriminal upaya represif yang dilakukan BSB Syari’ah dengan mengoptimalkan tugas dari tim IT, yaitu tim Garda Siber dengan menjalankan kebijakan atau prosedur yang sudah dibuat dalam penanganan indikasi serangan siber, seperti melakukan pengisolasian, melakukan pemberantasan serta melakukan pemulihan sistem pasca terjadinya indikasi serangan siber.
Copyrights © 2025