Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas reformasi birokrasi di Vietnam dan Indonesia, khususnya dalam aspek kualitas pelayanan publik dan efisiensi anggaran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini menemukan bahwa kedua negara mengadopsi strategi reformasi yang berbeda secara signifikan. Vietnam menempuh jalur perampingan birokrasi dan digitalisasi pelayanan, sedangkan Indonesia memilih ekspansi kelembagaan dengan penambahan kementerian. Hasilnya menunjukkan bahwa Indonesia memiliki skor efektivitas pemerintahan yang lebih tinggi dalam jangka pendek, sementara Vietnam unggul dalam efisiensi prosedur layanan dan inovasi digital. Meski demikian, kedua negara menghadapi tantangan dalam memastikan reformasi berdampak luas dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kombinasi antara efisiensi struktural dan peningkatan kapasitas kelembagaan untuk mewujudkan birokrasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Copyrights © 2025