Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Vol. 5 No. 2 (2025): December

Analisis Yuridis Terhadap Status Cannabidiol (CBD) dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Untuk Pemanfaatan Kesehatan

Arie Kartika (Universitas Medan Area)
Windy Wahyuni (Universitas Medan Area)
Marsella (Universitas Medan Area)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2025

Abstract

Indonesia saat ini menghadapi dilema kebijakan yang tajam antara kemajuan ilmu pengetahuan medis dan kerangka hukum yang masih prohibisionis terkait cannabidiol (CBD), komponen non-psikoaktif dari tanaman ganja (Cannabis sativa). Walaupun bukti ilmiah mutakhir dan rekomendasi WHO mengakui manfaat terapeutik CBD untuk epilepsi refrakter, gangguan kecemasan, dan nyeri kronis, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 mengklasifikasikan seluruh bagian tanaman ganja, termasuk CBD, dalam Narkotika Golongan I yang melarang penggunaannya untuk tujuan medis. Upaya yudisial melalui pengujian materiil di Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa perubahan regulasi hanya dapat dilakukan melalui proses legislatif, sehingga fokus advokasi beralih ke ranah politik dan legislatif. Penelitian ini menggunakan metode normatif yuridis dengan analisis peraturan perundang-undangan untuk mengidentifikasi konflik hukum dan menawarkan opsi reformasi berbasis bukti ilmiah dan perlindungan hak konstitusional atas kesehatan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan kebijakan narkotika yang responsif, membuka peluang legalisasi pemanfaatan medis CBD dengan pengawasan ketat demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

iso

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences Other

Description

Jurnal ISO: Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, ...