Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi komunikasi yang diterapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang dalam meningkatkan literasi digital masyarakat sebagai respons terhadap pemberitaan negatif terkait isu gempa megathrust. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi media daring serta kebijakan pemerintah. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, mencakup pejabat Diskominfo, akademisi, pakar hukum, dan warga aktif digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo memanfaatkan alat analisis sentimen untuk memantau persepsi publik dan mendeteksi potensi hoaks secara real-time. Strategi komunikasi dilakukan melalui penyebaran konten edukatif di berbagai platform digital, kolaborasi lintas sektor, serta pemantauan interaksi media sosial sebagai indikator efektivitas pesan. Upaya ini telah berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap literasi digital, meskipun sebagian komunitas masih rentan terhadap disinformasi. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi komunikasi berbasis data yang diadopsi oleh Diskominfo efektif dalam membentuk opini publik yang lebih rasional dan sadar bencana.
Copyrights © 2025