Sebagai pusat Provinsi Riau, Kota Pekanbaru mengalami perkembangan yang pesat. Dalam konteks tersebut, retribusi jasa umum menjadi salah satu sumber pendapatan penting daerah, sehingga pemerintah kota perlu mengoptimalkan potensi yang tersedia, khususnya dari sektor parkir. Pengelolaan tarif parkir di pasar tradisional Kota Pekanbaru mengalami perubahan kewenangan antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Perhubungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan tarif parkir oleh pemerintah kota serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori manajemen Henry Fayol yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjuk kan bahwa pengelolaan tarif parkir belum berjalan optimal karena lemahnya pengawasan, kurangnya patroli di beberapa pasar, serta belum konsistennya penerapan tarif sesuai ketentuan. Walaupun beberapa indikator manajemen telah terpenuhi, hambatan tersebut mengurangi efektivitas pelaksanaan kebijakan. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dan pengawasan agar pengelolaan tarif parkir dapat berfungsi maksimal dalam mendukung ketertiban pasar dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah
Copyrights © 2025