Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik H. Ali Muhammad Johan C. dalam kontestasi Pemilu DPRD DKI Jakarta 2024 dengan fokus pada konstruksi citra melalui narasi visual di Instagram. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data primer dari wawancara semi-terstruktur bersama tim media dan pengamat politik, serta data sekunder dari unggahan Instagram, pemberitaan daring, dan dokumen resmi DPRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik H. Ali Muhammad Johan C. terbagi dalam tiga pendekatan utama: personalisasi visual, simbolisme representatif, dan resonansi emosi. Melalui strategi ini, ia berhasil membangun citra sebagai figur religius, nasionalis, dan dekat dengan masyarakat sehingga memperkuat legitimasi elektoral. Namun, penelitian juga menemukan tantangan berupa potensi manipulasi citra, inkonsistensi antara narasi visual dengan realitas, serta risiko polarisasi opini publik. Kesimpulannya, Instagram berfungsi bukan hanya sebagai media dokumentasi, tetapi juga sebagai arena strategis framing politik yang efektif, meski tetap membutuhkan konsistensi dan etika komunikasi untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Copyrights © 2026