Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif tingkat kecenderungan memusat (MoCT) dan variasi dispersi (MoVD) faktor-faktor LOE (Teknologi, Interaksi, Materi) serta korelasinya dengan Motivasi Belajar (Intrinsik dan Ekstrinsik) mahasiswa. Desain penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan instrumen kuesioner Skala Likert 5-poin. Data diolah menggunakan MoCT (Mean, Median, Modus) dan MoVD, termasuk Standard Deviation (), Coefficient of Variation (), Skewness (), dan Kurtosis () untuk data kelompok. Analisis MoCT dihipotesiskan menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap LOE umumnya berada pada kategori ‘Setuju/Tinggi’ (). Namun, MoVD menunjukkan adanya dispersi yang signifikan ( dan yang tinggi) terutama pada aspek Ketersediaan dan Aksesibilitas Teknologi, mengindikasikan polarisasi pengalaman belajar. Lebih jauh, distribusi Motivasi Intrinsik cenderung menunjukkan negative skewness (), mengisyaratkan bahwa meskipun titik tengah motivasi tinggi, terdapat kelompok minoritas mahasiswa yang berisiko tinggi kehilangan dorongan belajar internal. Disimpulkan bahwa efektivitas LOE sangat ditentukan oleh homogenitas pengalaman belajar. Heterogenitas persepsi yang diungkap oleh MoVD yang tinggi menuntut strategi intervensi yang terpersonalisasi untuk memitigasi risiko penurunan motivasi pada kelompok yang paling terdampak oleh krisis infrastruktur.
Copyrights © 2026