Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan paradigma budaya konsumsi kopi di Indonesia serta menjelaskan bagaimana kopi beralih dari komoditas agraris menjadi simbol gaya hidup, identitas sosial, dan ruang produksi makna dalam konteks transformasi sosial dan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan desk research dengan pendekatan historis dan kultural terhadap berbagai literatur akademik, laporan industri, serta data empiris mengenai dinamika industri dan budaya konsumsi kopi di tingkat global dan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan kelas menengah, urbanisasi, dan globalisasi budaya mendorong munculnya pola konsumsi baru yang ditandai oleh menjamurnya kafe lokal, meningkatnya popularitas kopi spesialti, serta pergeseran logika konsumsi dari sekadar pertimbangan harga dan fungsi menuju nilai simbolik, gaya hidup, dan ekonomi afektif. Kesimpulannya, budaya kopi di Indonesia merupakan hasil proses adaptasi, resistensi, dan negosiasi terhadap tren global yang melahirkan bentuk budaya hibrida antara nilai lokal dan modernitas, sekaligus menjadikan praktik ngopi sebagai medium artikulasi identitas, pembentukan jejaring sosial, dan cerminan perubahan sosial ekonomi masyarakat kontemporer.
Copyrights © 2026