Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya operasional terhadap kinerja keuangan di PT PLN (Persero) dalam periode 2017 hingga 2024. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa catatan keuangan tahunan industri. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS 27, menggunakan uji hipotesis parsial dan R square (R²). Temuan dari studi ini menyatakan biaya operasional mempunyai pengaruh yang signifikan akan kinerja keuangan yang dihitung lewat Return on Assets (ROA). Hasil pengujian hipotesis parsial menyatakan bahwa nilai t-hitung sebesar 3,247 lebih tinggi dibandingkan t-tabel yang bernilai 1,943, sehingga hipotesis dapat diterima. Koefisien determinasi yang mencapai 63,7% menunjukkan bahwa biaya operasional dapat menjelaskan variasi dalam kinerja keuangan, sementara sisanya dipengaruhi oleh aspek lain di luar penelitian ini. Hasil ini menekankan betapa pentingnya pengelolaan biaya operasional yang efisien untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.
Copyrights © 2025