Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai dampak komputasi kuantum terhadap perlindungan data akuntansi yang selama ini bergantung pada kriptografi konvensional seperti RSA dan ECC. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur yang mencakup jurnal ilmiah, white paper, dan standar internasional yang relevan dengan post-quantum cryptography. Analisis yang dilakukan mengungkapkan bahwa algoritma kuantum, seperti Shor dan Grover, dapat melemahkan kekuatan enkripsi digital yang digunakan dalam sistem akuntansi saat ini, yang berisiko merusak integritas serta kerahasiaan data akuntansi. Sebagai solusi terhadap ancaman tersebut, disarankan untuk menerapkan kriptografi pasca-kuantum berbasis lattice dan hash, serta mengintegrasikan quantum blockchain untuk memastikan perlindungan data dalam jangka panjang. Penelitian ini juga menekankan pentingnya kesiapan organisasi akuntansi dan lembaga regulator dalam menghadapi potensi risiko keamanan yang dapat muncul akibat kemajuan pesat dalam teknologi komputasi kuantum.
Copyrights © 2025