Penelitian ini menganalisis determinan kinerja pelayanan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Air Minum di Provinsi Sulawesi Tengah periode 2019-2023. Isu pokok yang dikaji adalah kinerja dan status “kurang sehat” pada banyak BUMD air minum secara nasional dan regional, seperti tercermin dalam laporan kinerja terkini. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi aspek pelayanan mana yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Dengan pendekatan kuantitatif, analisis regresi linier berganda diterapkan pada data sekunder kinerja dari 10 BUMD air minum, menghasilkan 50 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cakupan Layanan Air Bersih (CLAB), Pertumbuhan Pelanggan Air Minum (PPA), dan Penyelesaian Pengaduan Pelanggan (PPP) berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap Kinerja Bidang Pelayanan. Sebaliknya, Kualitas Air Pelanggan (KAP) dan Konsumsi Air Domestik per Pelanggan (KADP) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perluasan akses, pertumbuhan pelanggan, dan responsivitas penanganan keluhan merupakan pendorong utama kinerja pelayanan di wilayah ini, sehingga menjadi dasar bagi intervensi kebijakan dan manajerial.
Copyrights © 2025