Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi anteseden yang memengaruhi intensi mencari bantuan profesional kesehatan mental pada populasi dewasa. Penelitian menggunakan pendekatan scoping review. Proses penelusuran literatur dilakukan pada jurnal nasional dan internasional terbitan tahun 2020 hingga 2025. Seleksi artikel mengikuti kriteria inklusi yang mencakup fokus pada intensi mencari bantuan profesional kesehatan mental, subjek dewasa, dan desain penelitian empiris. Sebanyak 19 artikel terpilih dan dianalisis secara sistematis. Hasil review mengidentifikasi sekitar 20 anteseden yang berperan dalam pembentukan intensi mencari bantuan. Anteseden tersebut dikelompokkan ke dalam empat domain utama, yaitu psikologis, sosial, kognitif, dan kontekstual. Faktor yang paling sering dilaporkan meliputi stigma terhadap kesehatan mental, sikap individu terhadap pencarian bantuan, dukungan sosial, persepsi kontrol perilaku, serta tingkat literasi kesehatan mental. Faktor psikologis seperti keparahan gejala dan pengalaman emosional turut memengaruhi intensi. Faktor sosial berperan melalui norma subjektif dan penerimaan lingkungan. Faktor kognitif terkait dengan pengetahuan, keyakinan, dan persepsi manfaat layanan. Faktor kontekstual mencakup akses layanan, biaya, dan ketersediaan tenaga profesional. Temuan ini menunjukkan bahwa intensi mencari bantuan profesional kesehatan mental bersifat multidimensional dan dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai dasar dalam perancangan intervensi berbasis bukti serta pengembangan kebijakan untuk meningkatkan intensi dan akses masyarakat dewasa terhadap layanan kesehatan mental.
Copyrights © 2026