Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital yang digunakan oleh start-up teknologi dalam proses negosiasi pendanaan, serta bagaimana respons investor milenial di Indonesia terhadap pendekatan tersebut. Dalam era digital yang serba cepat, kemampuan start-up untuk membangun citra profesional, transparan, dan persuasif melalui platform digital menjadi faktor kunci dalam menarik minat investor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus terhadap beberapa start-up teknologi yang berhasil memperoleh pendanaan dari investor milenial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi media digital, dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan storytelling digital, visual branding yang kuat, dan interaksi aktif melalui media sosial berkontribusi signifikan terhadap kepercayaan dan keputusan investasi. Selain itu, investor milenial cenderung memberikan respons positif terhadap strategi komunikasi yang otentik, berbasis nilai, dan didukung oleh data yang transparan. Kesimpulannya, keberhasilan negosiasi pendanaan tidak hanya ditentukan oleh potensi bisnis, tetapi juga oleh kemampuan start-up mengelola komunikasi digital secara strategis untuk membangun hubungan emosional dan rasional dengan investor.
Copyrights © 2025