Penelitian ini mengkaji produktivitas kerja barista di Coffee Oksigen yang terbentuk melalui keterkaitan antara aspek personal dan aspek organisasional. Dari sisi personal, motivasi intrinsik, ketertarikan terhadap bidang pelayanan, serta kemampuan beradaptasi dalam menjalankan berbagai tugas menjadi faktor penting dalam mendukung kinerja kerja. Dari sisi organisasi, produktivitas dipengaruhi oleh penerapan pembagian kerja yang fleksibel, kerja sama tim, sistem insentif berbasis kinerja, kondisi lingkungan kerja yang mendukung, serta upaya pengembangan karyawan melalui evaluasi dan pelatihan. Fleksibilitas peran dan kemampuan multitasking yang ditunjang oleh kolaborasi antarkaryawan berkontribusi dalam menjaga efektivitas pelayanan, khususnya pada saat terjadi peningkatan jumlah pelanggan. Namun demikian, keterbatasan transparansi terkait sistem promosi jabatan dan kesejahteraan karyawan berpotensi memengaruhi persepsi terhadap keberlanjutan karier. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya manusia yang terintegrasi dan transparan menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas kerja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025