Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku kain pada UKM Batik D’erte Kota Tarakan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) serta membandingkannya dengan sistem persediaan yang diterapkan oleh perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis EOQ. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumentasi terkait pembelian dan penggunaan bahan baku selama tahun 2023. Analisis dilakukan untuk menentukan jumlah pemesanan ekonomis (economic order quantity), frekuensi pemesanan, persediaan pengaman (safety stock), titik pemesanan kembali (reorder point), dan total biaya persediaan (total inventory cost). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimal sebesar 3.018 yard setiap kali pemesanan dengan frekuensi pemesanan 2 kali dalam satu tahun, lebih efisien dibandingkan kondisi aktual perusahaan yang melakukan pemesanan sebanyak 15 kali dalam satu tahun. Selain itu, diperoleh nilai safety stock sebesar 285,2685 yard untuk mengantisipasi ketidakpastian permintaan dan nilai reorder point sebesar 548,1885 yard dengan waktu tunggu pemesanan selama 14 hari. Total biaya persediaan yang dihasilkan dengan metode EOQ sebesar Rp2.905.967, sehingga menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ dapat membantu UKM Batik D’erte Kota Tarakan dalam menentukan jumlah pemesanan bahan baku yang optimal, menjaga ketersediaan bahan baku, serta meningkatkan efisiensi biaya persediaan.
Copyrights © 2025