Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Time Management System atau TMS dalam administrasi kepegawaian di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini juga menganalisis efektivitas, efisiensi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaannya Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui triangulasi (observasi, wawancara, dan dokumentasi) dan dianalisis menggunakan teknik Miles & Huberman (1992) yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TMS memberikan kontribusi yang signifikan dalam pencatatan absensi dan pengelolaan jadwal kerja secara realtime . Namun ditemukan bahwa beberapa proses administrasi seperti pengajuan cuti dan pengelolaan gaji atau penggajian masih dilakukan secara manual, yang meningkatkan beban kerja dan risiko kesalahan. Hambatan utama adalah keterbatasan fitur sistem, kesiapan SDM, dan infrastruktur teknologi. Sementara itu, dukungan manajemen dan pelatihan menjadi faktor pendukung. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan fitur TMS sebagai Sistem Informasi Manajemen yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi.
Copyrights © 2025