Danau Pauh merupakan sebuah danau vulkanik yang terbentuk akibat aktivitas dari gunung berapi jutaan tahun lalu. Danau Pauh merupakan salah satu daerah yang sangat indah dan menjadi objek wisata dikabupaten Merangin. Danau Pauh Jangkat di Kabupaten Merangin memiliki potensi wisata alam yang tinggi, namun promosi visual yang kurang optimal, keterbatasan fasilitas, dan pengembangan daya tarik yang belum maksimal menjadi kendala peningkatan jumlah kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi visual, fasilitas, dan daya tarik wisata, baik secara parsial maupun simultan, terhadap minat berkunjung wisatawan ke Danau Pauh Jangkat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 381 responden yang dipilih menggunakan teknik accedental sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukan bahwa promosi visual dan daya tarik wisata berpengaruh posistif dan signifikan terhadap minat berkunjung secara parsial, sedangkan fasilitas berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan promosi visual dan pengembangan daya tarik wisata yang kreatif menjadi faktor kunci, sementara perbaikan fasilitas diperlukan agar persepsi wisatawan lebih positif.
Copyrights © 2025