Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh insentif finansial, insentif non finansial, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Dinas Perikanan Jember. Latar belakang penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi dan kepuasan terhadap sistem insentif antara karyawan ASN dan non ASN. Peningkatan volume pekerjaan akibat program strategis daerah tidak diimbangi dengan penambahan jumlah pegawai, sehingga beban kerja meningkat dan memunculkan kesenjangan motivasi yang dapat menurunkan kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 63 karyawan Dinas Perikanan Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif finansial (X1) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (thitung 10,063 > ttabel 2,00100; sig. < 0,05). Insentif non finansial (X2) juga berpengaruh signifikan (thitung 7,032 > ttabel 2,00100; sig. < 0,05), demikian pula motivasi kerja (X3) (thitung 6,886 > ttabel 2,00100; sig. < 0,05). Secara keseluruhan, ketiga variabel tersebut menjelaskan 78% variasi kinerja karyawan, sedangkan 22% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
Copyrights © 2026