Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan dan potensi kebangkrutan Bank BJB Syariah periode 2020-2024 melalui metode RGEC, Data Envelopment Analysis (DEA), Z-Score stabilitas, dan Altman Z-Score modifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil risiko berada dalam kategori sehat dengan NPF di bawah 2% dan FDR pada kisaran 81-90%. Tata kelola perusahaan meningkat menjadi “baik”, sementara efisiensi operasional menunjukkan skor sempurna 100% setiap tahun beradasarkan DEA. Rasio kecukupan modal (CAR) tetap kuat di atas 18%, meskipun menurun setiap tahun. Profitabilitas melalui ROA, ROE, dan BOPO berfluktuasi dan menunjukkan tantangan pengenadlian biaya. Analisis stabilitas keuangan melalui Z-Score berada pada posisi stabil, dan Altman Z-Score modifikasi menunjukkan kondisi aman dari risiko kebangkrutan. Kesimpulannya, Bank BJB Syariah berada dalam kondisi sehat dan efisien, namun perlu memperkuat profitabilitas dan mitigasi risiko untuk memastikan ketahanan jangka panjang.
Copyrights © 2026