Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang memengaruhi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di kabupaten/kota Provinsi Banten pada periode 2010 hingga 2024. Variabel yang diuji meliputi Pertumbuhan Ekonomi (PDRB), Upah Minimum (UMR), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), Rasio Gini, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Regresi Data Panel terhadap 120 observasi. Berdasarkan hasil pengujian melalui Uji Chow dan Uji Hausman, Fixed Effect Model (FEM) ditetapkan sebagai model estimasi terbaik. Melalui prosedur Uji Wald, variabel Rasio Gini, TPAK, dan PAD ditemukan tidak signifikan dan dikeluarkan dari model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel PDRB, IPM, dan UMR berpengaruh signifikan terhadap TPT dengan nilai koefisien determinasi R2 sebesar 68,47%. Secara individual, Pertumbuhan Ekonomi (LOG_PDRB) dan perubahan Upah Minimum (D_UMR) berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan perubahan IPM (D_IPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap TPT. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengangguran di Banten bersifat struktural, di mana peningkatan kualitas SDM tidak diimbangi oleh kapasitas penyerapan pasar kerja sehingga memicu fenomena mismatch tenaga kerja.
Copyrights © 2026