Tujuan dari Penelitian ini yakni melaksanakan analisis terkait pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), Brand Image, serta Media Sosial pada Keputusan Pembelian merchandise kolaborasi Demon Slayer dan FamilyMart. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data melewati kuesioner yang dibagikan pada 100 responden yang termasuk pengikut Base Twitter KNYFESS dan pernah membeli merchandise kolaborasi tersebut. Didalam pengambilan sampel digunakan teknik purposive sampling, dan untuk analisis data dilaksanakan dengan regresi linier berganda. Sehingga penelitian menghasilkan bahwasanya FoMO mempunyai pengaruh signifikan pada keputusan pembelian, Brand Image memiliki pengaruh signifikan pada keputusan pembelian, danjuga Media Sosial juga mempunyai pengaruh signifikan akan keputusan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan psikologis untuk tidak tertinggal tren, yang diperkuat oleh interaksi media sosial serta citra merek yang positif, mempunyai peranan penting didalam memberi dorongan keputusan pembelian merchandise kolaborasi berbasis budaya populer. Diharapkan hasil penelitian bisa memberi kontribusi teoritis didalam kajian perilaku konsumen digital danjuga menjadi referensi praktis bagi pelaku bisnis didalam merancang strategi pemasaran kolaboratif berbasis komunitas.
Copyrights © 2026