Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO), Flash Sale, danjuga Content Marketing terhadap Impulsive Buying produk makeup Somethinc di platform TikTok Shop pada mahasiswi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pendekatan kuantitatif disertai desain penelitian asosiatif kausa dipakai didalam penelitian jnil. Populasi penelitian ialah mahasiswi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang pernah melaksanakan pembelian produk Somethinc melewati TikTok Shop, teknik purposive sampling digunakaan didalam penelitian ini hingga mendapatkan responden yakni 100 orang. Pengumpulan data dilakssnakaan dengan kuesioner berskala Likert danjuga dilaksanakan anaalisis dengan regresi linear berganda yang dibantuan SPSS. Hasil dari penelitian menjelaskan bahwasanya secara parsial FOMO, Flash Sale, danjuga Content Marketing mempunyai pengaruh positif danjuga signifikan pada Impulsive Buying. Secara simultan, ke-3 variabel independen juga memiliki pengaruh signifikan pada Impulsive Buying. Nilai Adjusted R Square yakni 0,656 menunjukkan bahwasanya 65,6% variasi perilaku pembelian impulsif dapat dijabarkan oleh 3 variabel tersebut, dan untuksisanya diberi pengaruh oleh faktor lain dari luar penelitian ini. Dari temuan peneliti menunjukkan bahwasanya kombinasi faktor psikologis konsumen dan strategi promosi digital mempunyai peranan penting didalam memberi dorongan pembelian impulsif pada platform social commerce.
Copyrights © 2026