Penelitian ini menganalisis pengaruh kredit bermasalah (NPL), efisiensi operasional (BOPO), dan net interest margin (NIM) terhadap profitabilitas (ROA) bank BUMN periode 2020-2024 di tengah tekanan ekonomi pasca-pandemi. Tujuan penelitian adalah menguji pengaruh parsial dan simultan ketiga variabel independen terhadap ROA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda berbasis data panel. Populasi penelitian terdiri dari empat bank BUMN, dengan sampel tiga bank BUMN (Mandiri, BRI, BNI) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sehingga menghasilkan 60 observasi data triwulanan. Data sekunder dianalisis melalui SPSS 26 meliputi uji deskriptif, asumsi klasik, dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara persial BOPO berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA (t=-10.233, sig=0.000), NIM berpengaruh positif signifikan terhadap ROA (t=8.476, sig=0.000), sedangkan NPL tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA (t=-1.102, sig=0.275). Secara simultan, NPL, BOPO, dan NIM terbukti berpengaruh signifikan terhadap ROA. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan efisiensi operasional dan optimalisasi pendapatan bunga bersih merupakan faktor utama dalam meningkatkan profitabilitas bank BUMN.
Copyrights © 2026