Penelitian ini dilaksanakan guna mengevaluasi serta mengomparasikan performa finansial antara pemerintah kabupaten induk dengan wilayah hasil pemekaran di lingkup Provinsi Sumatera Selatan untuk rentang tahun 2020 hingga 2024. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif, studi ini memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), khususnya pada instrumen Laporan Realisasi Anggaran dan Neraca. Kinerja keuangan dikuantifikasi melalui tujuh indikator rasio, yang meliputi derajat desentralisasi fiskal, tingkat kemandirian finansial, efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), keserasian belanja, pertumbuhan pendapatan, serta rasio likuiditas dan solvabilitas. Signifikansi perbedaan antar wilayah diuji menggunakan analisis statistik komparatif, baik melalui uji-t maupun uji non-parametrik sesuai distribusi data. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menyajikan bukti empiris mengenai efektivitas kebijakan otonomi daerah dalam memicu kemandirian fiskal, mengoptimalkan efisiensi pengelolaan anggaran, serta memperkokoh tata kelola keuangan publik yang akuntabel.
Copyrights © 2026