Jurnal Kreativitas PKM
Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)

Edukasi Bahaya Bahan Tambahan Pangan dan Demonstrasi Deteksi Mandiri Asam Benzoat pada Ibu PKK Kelurahan Gadang

Muhammad Hasan Wattiheluw (POLTEKKES KEMENKES MALANG)



Article Info

Publish Date
01 May 2026

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian masyarakat mengenai edukasi bahaya Bahan Tambahan Pangan (BTP) asam benzoat dan demonstrasi deteksi mandirinya pada 30 orang Ibu-ibu PKK telah berjalan dengan efektif. Intervensi dengan pendekatan multimodal ini berhasil meningkatkan literasi dan keterampilan peserta yang didominasi oleh kelompok usia pra-lansia (43,3%) yang berperan penting sebagai penjaga gawang kesehatan keluarga. Hasil evaluasi menunjukkanforma bahwa tingkat keberhasilan keterampilan praktis peserta dalam mendeteksi asam benzoat menggunakan test kit mencapai 72,5%, lebih tinggi dibandingkan tingkat pemahaman teoretis dan sikap yang berada di angka 60%, dengan rerata skor evaluasi keseluruhan 14,23±1,55. Hal ini mengindikasikan bahwa pemberdayaan konsumen melalui penguasaan alat deteksi konkret lebih mudah diadaptasi dibandingkan sekadar kampanye informasi abstrak. Untuk memperluas dampak positifnya, program ini direkomendasikan agar berlanjut dengan penguatan pemahaman terkait regulasi batas aman pangan serta menjadikan kelompok PKK sebagai pendidik sebaya (peer educators) demi terciptanya ekosistem keamanan pangan yang berkelanjutan di tingkat komunitas. Kata Kunci: Asam Benzoat, Bahan Tambahan Pangan, Deteksi Mandiri, Ibu PKK, Keamanan Pangan.  ABSTRACT The community service activity regarding education on the hazards of the food additive benzoic acid and the demonstration of its independent detection among 30 women of the Family Welfare Movement (PKK) has been implemented effectively. This multimodal intervention successfully improved the literacy and skills of the participants, who were predominantly in the pre-elderly age cohort (43.3%) and act as pivotal gatekeepers of family health. Evaluation results indicated that the participants' practical skill success rate in detecting benzoic acid using a test kit reached 72.5%, which was higher than their theoretical understanding and attitude levels at 60%, with an overall mean evaluation score of 14.23 ± 1.55. These findings indicate that consumer empowerment through the mastery of concrete detection tools is more readily adopted than abstract informational campaigns alone. To expand its positive impact, it is recommended that the program be continued by strengthening comprehension of food safety limit regulations and empowering the PKK group as peer educators to foster a sustainable food safety ecosystem at the community level. Keywords: Benzoic Acid, Food Additive, Independent Detection, PKK Women, Food Safety.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...