Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Vol 29, No 1 (2026): Januari-April 2026

ANALISIS IDEOLOGI VISUAL FILM "SECRETLY GREATLY" (2013) DAN KONTEKSTUALISASINYA TERHADAP KOMUNIKASI POLITIK DI INDONESIA TAHUN 2024-2025

Agustina Kusuma Dewi (Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Arsitektur dan Desain, Institut Teknologi Nasional Bandung)
Adi Surahman (Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas '
Aisyiyah Bandung)



Article Info

Publish Date
24 Apr 2026

Abstract

"Secretly Greatly" (2013), film Korea Selatan alih wahana dari webtoon “Covertness” karya Hun dan disutradarai Jang Cheol-soo, berkisah tentang tiga agen rahasia Korea Utara yang menyamar dan hidup di Korea Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika melalui analisis tekstual, meliputi identifikasi tanda, relasi makna antartanda, dan analisis ideologi visual berdasarkan unsur sinematografi film serta konteks komunikasi politik Indonesia. Meski berlatar budaya berbeda, Korea Selatan dan Indonesia mengalami dinamika komunikasi politik serupa dalam era digital: polarisasi, transisi kepemimpinan, isu keamanan, dan dominasi budaya populer. Jejaring global berpotensi lunturnya ideologi bangsa, digantikan oleh citra politik semu melalui media. Hasil penelitian mengungkap bahwa di balik genre aksi-komedi, “Secretly Greatly” menyimpan konstruksi ideologi visual kuat: warna, kostum, gestur, ruang, dan ekspresi membentuk narasi nasionalisme otoriter dan represi identitas. Dalam konteks Indonesia, film ini menjadi cermin reflektif, menunjukkan bagaimana kekuasaan memanfaatkan simbol visual dan peran sosial untuk mempertahankan stabilitas ideologis bangsa.Kata kunci: ideologi visual; komunikasi politik; alih wahana; simbol; polarisasi---Visual Ideology Analysis of the Film “Secretly Greatly” (2013) and Its Contextualization within Political Communication in Indonesia, 2024-2025. “Secretly Greatly” (2013), a South Korean film adapted through transmediation from the webtoon “Covertness” by Hun and directed by Jang Cheol-soo, follows three North Korean secret agents who go undercover and live in South Korea. This study employs a semiotic approach through textual analysis, encompassing the identification of signs, the relational meanings between signs, and visual ideology analysis based on the film’s cinematographic elements and the context of political communication in Indonesia. Despite their differing cultural backgrounds, South Korea and Indonesia share comparable dynamics in political communication within the digital era: polarization, leadership transition, security issues, and the dominance of popular culture. Global networks carry the potential to erode national ideology, supplanting it with pseudo-political imagery mediated through media. The findings reveal that beneath its action-comedy genre, “Secretly Greatly” harbors a powerful visual ideology construction: color, gesture, space, and expression collectively form a narrative of authoritarian nationalism and identity repression. Within the Indonesian context, the film functions as a reflective mirror, demonstrating how power appropriates visual symbols and social roles to sustain a nation’s ideological stability.Keywords: visual ideology; politic communication; transmediation; symbol; polarization

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ars

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain merupakan jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Jurnal ini bertujuan memublikasikan karya ilmiah berupa hasil penelitian, penciptaan, pengkajian, serta studi pustaka di bidang seni rupa, kriya, ...