Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pendidikan abad ke-21 yang menuntut inovasi dalam sistem pembelajaran untuk menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif. Pendekatan konvensional yang didominasi oleh metode perkuliahan satu arah dinilai kurang efektif dalam mendorong pengembangan kemampuan berpikir dan kreativitas mahasiswa, terutama pada mata pelajaran fisika abstrak. Model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) dipilih sebagai solusi karena sintaksnya yang sistematis dirancang untuk membangun pembelajaran mandiri dan keterlibatan siswa yang aktif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil belajar kognitif siswa setelah penerapan model pembelajaran RADEC pada bahan fluida statis dan untuk menguji perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan metode konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kuasi-eksperimental di MA Darul Hikmah Pekanbaru. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan bahwa kelas eksperimen mencapai skor rata-rata 70,97 (Kategori Baik), mengungguli kelas kontrol yang memperoleh 63,97 (Kategori Wajar). Perbaikan yang signifikan terlihat di semua tingkatan Taksonomi Bloom, terutama pada aspek Evaluating (C5) dengan skor 73,07 dan Creating (C6) dengan skor 88,46. Secara inferensial, hasil Uji T Sampel Independen menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,021 (<0,05), yang menunjukkan perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelas. Temuan ini menegaskan bahwa model RADEC efektif dalam meningkatkan prestasi kognitif siswa pada materi fisika yang kompleks.
Copyrights © 2026