Setiap iklan yang ditayangkan memerlukan adanya seorang pendukung iklan atau biasa disebut dengan endorser. Dalam iklan kopi yang identik dengan laki-laki digunakan model yaitu model perempuan sebagai pendukung utama iklan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan model perempuan dalam iklan kopi terhadap kebiasaan minum kopi bagi perempuan. Penelitian ini menggunakan teori Integrated Marketing Comunication (IMC). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang bersifat korelasional. Sampel peneliti ini merupakan pengunjung caffe yang tersebar di kota Serang sebanyak 35 orang yang diambil dengan menggunakan teknik penarikan sampel aksidental. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh penggunaan model perempuan dalam iklan kopi terhadap kebiasaan minum kopi bagi perempuan, yang dibuktikan dari koefisien regresi untuk penggunaan model perempuan dalam iklan kopi terhadap kebiasaan minum kopi bagi perempuan = 3,233 dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 sehingga hipotesis yang dibuktikan terbukti. Selain itu, peranan penggunaan model perempuan dalam iklan kopi dan kebiasaan minum kopi bagi perempuan adalah sebesar 24,7%, dan sisanya sebesar 75,3% dipengaruhi oleh faktor lain.
Copyrights © 2016