Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar memiliki tantangan dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap konsep pembelajaran berkonsep saintifik. Pembelajaran konvensional yang berorientasi pada ceramah seringkali membuat siswa kurang termotivasi sehingga sulit mencapai kompetensi yang diharapkan. Mystery Box adalah media pembelajaran inovatif yang memanfaatkan unsur kejutan untuk meningkatkan rasa ingin tahu, keterlibatan siswa, dan pemahaman konsep IPA secara konkret. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Mystery Box terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental One Group Pretest–Posttest pada 27 siswa kelas IV SD Negeri Lamper Tengah 01. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar IPA yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata skor antara pretest dan posttest dengan nilai statistik t hitung = 9,76 > t tabel = 2,06 pada tingkat signifikansi 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan Mystery Box terhadap hasil belajar IPA siswa. Selain itu, peningkatan keterlibatan afektif sebesar 93 % dan psikomotorik sebesar 85 % menunjukkan bahwa media Mystery Box tidak hanya efektif meningkatkan kompetensi kognitif, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan motivasi dan keterampilan praktik siswa. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa penggunaan media Mystery Box dapat meningkatkan minat belajar dan hasil belajar IPA siswa (Syaira & Meilana, 2025; Hidayat & Lestari, 2025). Kesimpulannya, penerapan Mystery Box dalam pembelajaran IPA memberikan dampak positif secara signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas IV dan layak dipertimbangkan sebagai alternatif media pembelajaran IPA yang efektif.
Copyrights © 2026