Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan Teaching Factory (TeFa) di SMK Negeri 14 Samarinda berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) melalui pendekatan analisis SWOT yang dikuantifikasi menggunakan matriks IFAS dan EFAS. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan penguatan kuantitatif melalui pembobotan faktor strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi internal sekolah berada pada kategori kuat dengan skor IFAS sebesar 3,45, sedangkan kondisi eksternal menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik dengan skor EFAS sebesar 2,89. Meskipun demikian, implementasi Teaching Factory masih bersifat parsial dan belum terintegrasi lintas kompetensi keahlian. Posisi strategis sekolah berada pada kuadran Strength-Opportunity yang mengindikasikan perlunya strategi pertumbuhan berbasis transformasi sistem. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan Teaching Factory berbasis ekosistem pembelajaran dan produksi yang terintegrasi serta berorientasi pasar.
Copyrights © 2026