Penelitian fenomenologi transendental ini bertujuan memahami secara mendalam pengalaman subjektif guru ekonomi dalam menghadapi tantangan evaluasi Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) pada Kurikulum Merdeka di Kota Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap lima guru ekonomi yang dipilih secara purposif. Analisis menggunakan metode Stevick-Colaizzi-Keen (Moustakas, 1994) mengungkap lima kluster makna esensial: (1) kebingungan instrumental yang berdimensi eksistensial dalam merancang rubrik; (2) dilema moral dalam mewujudkan keadilan penilaian individu pada kerja kelompok; (3) tekanan struktural akibat alokasi waktu yang mengancam integritas evaluasi; (4) disonansi standar dan bias persepsi tersadari dalam menilai keberagaman produk proyek; serta (5) transformasi identitas profesional dari penilai produk menjadi fasilitator yang menghargai proses berpikir siswa. Sintesis esensi mengungkapkan pengalaman guru sebagai perjalanan transformatif dari ketidakpastian eksistensial menuju penemuan makna kejujuran profesional dan adaptivitas, diperkuat oleh solidaritas komunal dalam komunitas belajar. Temuan ini berimplikasi pada perlunya pendampingan profesional yang menyentuh dimensi psikologis guru, reformasi kalender akademik, dan penguatan komunitas praktik sebagai sumber resiliensi.
Copyrights © 2026