Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar sering kali masih didominasi oleh metode konvensional yang berpusat pada pendidik, sehingga menyebabkan peserta didik kurang aktif dan mengalami kesulitan dalam memahami konsep materi yang dipelajari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang lebih inovatif dan visual, seperti mind mapping. Mind mapping merupakan teknik pembelajaran yang menyajikan konsep atau informasi dalam bentuk peta pikiran yang terstruktur, sehingga memudahkan peserta didik dalam memahami hubungan antar konsep secara lebih sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan media mind mapping terhadap pemahaman konsep ekosistem pada peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan media mind mapping dalam pembelajaran materi ekosistem, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III SDN Jombatan III Jombang dengan jumlah sampel sebanyak 60 peserta didik yang terdiri dari dua kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman berupa pretest dan posttest, serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil pemahaman antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media mind mapping memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep ekosistem peserta didik. Dengan demikian, media mind mapping dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam membantu peserta didik memahami materi IPAS secara lebih mudah, menarik, dan sistematis.
Copyrights © 2026