Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif mahasiswa terhadap kasus korupsi berdasarkan implementasi nilai sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa Universitas Negeri Medan sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pandangan kritis terhadap praktik korupsi dan memandangnya sebagai tindakan yang bertentangan dengan nilai keadilan sosial. Pemahaman mahasiswa terhadap sila kelima Pancasila tergolong baik, ditunjukkan dengan kemampuan mereka menjelaskan makna keadilan sosial serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, implementasi nilai keadilan sosial berperan penting dalam membentuk sikap anti korupsi mahasiswa, yang tercermin melalui perilaku jujur, tidak mengambil hak orang lain, serta keberanian menyuarakan kebenaran. Dengan demikian, mahasiswa memiliki potensi sebagai agen perubahan dalam membangun budaya anti korupsi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Copyrights © 2026