Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi program ketahanan pangan terhadap peningkatan nilai ekonomi dan kemandirian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Ciangir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu ketahanan pangan dengan dua dimensi diantaranya ketersediaan dan akses pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ketahanan pangan memberikan kontribusi yang signifikan melalui dua dimensi utama, yaitu ketersediaan dan akses pangan. Dari sisi ketersediaan, program mampu menghasilkan berbagai komoditas pertanian dan peternakan yang memenuhi kebutuhan internal sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui distribusi dan pengolahan hasil panen. Sementara itu, dari sisi akses pangan, program meningkatkan kemampuan warga binaan dan masyarakat dalam memperoleh pangan melalui dukungan akses fisik yang memadai, peningkatan pendapatan, serta distribusi bantuan sosial. Program ini tidak hanya berperan dalam pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga mendorong peningkatan nilai ekonomi dan pembentukan kemandirian warga binaan, baik secara ekonomi, keterampilan, maupun sosial.
Copyrights © 2026