Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada anak usia sekolah dasar, salah satunya dipengaruhi oleh konsumsi makanan manis dan minuman manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan manis dan minuman manis dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah dasar di SD Negeri Rancagoong Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan teknik cluster sampling pada 133 responden anak kelas 1 dan 2. Data konsumsi makanan dan minuman manis dikumpulkan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan kejadian karies gigi diukur menggunakan indeks DMF-T, dengan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki konsumsi makanan manis dan minuman manis kategori tinggi, serta sebanyak 53 anak (39,8%) mengalami karies gigi kategori tinggi. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan manis dengan kejadian karies gigi (p = 0,000) dan konsumsi minuman manis dengan kejadian karies gigi (p = 0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan manis dan minuman manis dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah dasar di SD Negeri Rancagoong Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur Tahun 2025.
Copyrights © 2026