Kekerasan verbal orang tua merupakan bentuk komunikasi negatif yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis remaja, terutama kepercayaan diri. Remaja yang sering menerima kata-kata kasar, hinaan, ancaman, atau kritik berlebihan berisiko mengalami penurunan keyakinan terhadap kemampuan dan nilai dirinya, yang berdampak pada interaksi sosial, prestasi belajar, serta perkembangan emosional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kekerasan verbal orang tua dengan kepercayaan diri remaja usia 12–18 tahun di GBI NDCC Cianjur Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan kriteria penelitian dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden remaja. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kekerasan verbal dalam kategori tinggi, sedangkan tingkat kepercayaan diri mayoritas berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai p value = 0,002 (≤ 0,05) Kesimpulan, terdapat hubungan yang signifikan antara kekerasan verbal orang tua dengan kepercayaan diri remaja usia 12–18 tahun di GBI NDCC Cianjur
Copyrights © 2026