Jaringan internet di Gedung Telkom University Landmark Tower (TULT) merupakan fasilitas krusial untuk kegiatan akademik, namun banyak pengguna mengeluhkan koneksi yang lambat, terutama akibat tingginya kepadatan pengguna pada waktu bersamaan. Penelitian ini bertujuan mengukur secara kuantitatif kualitas jaringan di lantai 8 dan 9 dengan menganalisis parameter Quality of Service (QoS), yaitu throughput, packet loss, delay, dan jitter. Metodologi penelitian melibatkan pemantauan lalu lintas jaringan menggunakan Zabbix berbasis SNMP untuk mengidentifikasi jam sibuk dan senggang. Selanjutnya, perekaman lalu lintas data dilakukan menggunakan Wireshark pada periode waktu tersebut. Data yang terkumpul dianalisis dan dievaluasi berdasarkan standar yang ditetapkan oleh TIPHON. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur jaringan di kedua lantai pada dasarnya sangat stabil dan andal, yang dibuktikan dengan nilai packet loss dan delay yang konsisten berada pada kategori terbaik. Masalah utama teridentifikasi pada parameter throughput. Pada jam sibuk, throughput turun menjadi 1.589 Kbps di lantai 8 dan 1.274 Kbps di lantai 9, yang menyebabkan persepsi koneksi lambat. Disimpulkan bahwa keluhan pengguna bukan disebabkan oleh kegagalan jaringan, melainkan oleh saturasi bandwidth saat beban puncak. Oleh karena itu, direkomendasikan implementasi manajemen QoS untuk memprioritaskan lalu lintas data akademik agar aktivitas penting tetap berjalan lancar Kata kunci— quality of service (QoS), monitoring jaringan, simple network management protocol (SNMP), zabbix, kualitas jaringan
Copyrights © 2026