Dalam pengelolaan infrastruktur bangunan modern, khususnya di lingkungan pendidikan dengan aktivitas tinggi, aspek keamanan berbasis Visual Monitoring menjadi sangat krusial. Gedung Graha Cacuk Sudarijanto-B dan Gedung Tokong Nanas Universitas Telkom merupakan area operasional kampus yang membutuhkan sistem pengawasan visual yang andal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi terkini sistem Visual Monitoring di kedua gedung tersebut serta menyusun rancangan usulan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Metode yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang berfokus pada tiga tahap awal, yaitu Analisis, Perancangan, dan Pembuatan Prototipe Simulasi. Pengamatan lapangan dan kajian literatur dilakukan untuk mendukung identifikasi kebutuhan serta penyusunan solusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak ruangan dan area yang belum dilengkapi perangkat CCTV atau memiliki titik blind spot, sehingga coverage area pemantauan belum optimal. Usulan perbaikan mencakup penambahan unit CCTV dengan spesifikasi teknis yang sesuai dan strategi penempatan yang lebih efektif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola kampus dalam mengembangkan sistem keamanan visual yang berkelanjutan dan menyeluruh. Kata kunci - Visual Monitoring, Blind Spot, Network Development Life Cycle, Closed Circuit Television, Coverage Area.
Copyrights © 2026