Biaya transportasi merupakan komponen signifikan dalam operasional logistik dan menjadi perhatian utama PT XYZ, perusahaan distribusi gas LPG 3 kg di Jakarta Selatan. Selama periode Juni–November 2024, terjadi peningkatan biaya pengiriman, terutama saat permintaan tinggi. Analisis menunjukkan ketidakseimbangan pemanfaatan armada serta pola rute yang belum efisien. PT XYZ memiliki dua jenis kendaraan dengan kapasitas berbeda, namun perencanaannya belum mempertimbangkan efisiensi secara menyeluruh. Penelitian ini merancang rute distribusi optimal dengan pendekatan Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) menggunakan metode Mixed Integer Linear Programming (MILP). Data meliputi permintaan pelanggan, jarak antar titik, serta biaya operasional kendaraan. Model diimplementasikan menggunakan Python dan solver CBC. Hasil menunjukkan penurunan biaya transportasi dari Rp 25.861.018 menjadi Rp 25.505.830 (efisiensi 2%), serta pengurangan jarak tempuh sebesar 15%. Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi logistik tanpa penambahan armada. Rancangan ini diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan distribusi yang lebih optimal dan adaptif. Kata kunci: Rute Distribusi, Optimasi Transportasi, MILP, CVRP, Heterogeneous Fleet
Copyrights © 2026