PT XYZ merupakan perusahaan otomotif yang bergerak dalam produksi, perakitan, dan distribusi sepeda motor, menghadapi permasalahan inefisiensi distribusi komponen produksi. Rata-rata pemanfaatan kapasitas armada hanya mencapai 62%, di bawah standar minimum perusahaan sebesar 70%, dengan zona Jakarta menjadi yang terendah sebesar 53%. Selain itu, total biaya distribusi sebesar Rp705.731.040 melebihi target perusahaan sebesar Rp521.600.000. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan Mixed Integer Linear Programming (MILP) pada permasalahan Vehicle Routing Problem with Pickup and Delivery (VRPPD), guna merancang rute distribusi yang efisien dengan meminimalkan biaya distribusi dan meningkatkan pemanfaatan kapasitas armada. Model mempertimbangkan karakteristik utama VRPPD seperti urutan pickup sebelum delivery serta pelayanan pasangan permintaan oleh kendaraan yang sama. Hasil simulasi menunjukkan pengurangan jumlah armada dari lima menjadi tiga unit, peningkatan rata-rata utilisasi kapasitas dari 58,6% menjadi 97,93%, dan penurunan total biaya distribusi menjadi Rp441.764.352. Solusi ini tidak hanya memenuhi target biaya distribusi perusahaan, tetapi juga meningkatkan efisiensi distribusi secara keseluruhan. Kata kunci — Utilitas kapasitas armada, MILP, VRPPD, optimasi rute, distribusi.
Copyrights © 2026