Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh green accounting, green human capital, green structural capital, dan green relational capital terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor industri yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021-2024.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan total 102 sampel observasi yang memenuhi kriteria selama periode pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan green accounting, green human capital, green structural capital, dan green relational capital berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara parsial, green accounting dan green relational capital terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan akuntansi lingkungan serta hubungan yang kuat dengan pemangku kepentingan mampu meningkatkan kepercayaan pasar dan nilai perusahaan. Sebaliknya, green human capital dan green structural capital tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa investor cenderung lebih mempertimbangkan hasil nyata dari praktik keberlanjutan dan hubungan eksternal dibandingkan dengan investasi pada kapabilitas internal berbasis lingkungan yang bersifat jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur terkait green accounting dan green intellectual capital, serta menjadi referensi bagi perusahaan dalam merumuskan strategi keberlanjutan yang efektif guna meningkatkan nilai perusahaan.
Copyrights © 2026