Perubahan digital dalam administrasi perpajakan merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi layanan serta mendorong patuh wajib pajak. Salah satu bentuk perubahan yaitu sistem dari DJP Online menuju sistem terpadu Coretax. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan sistem digitalisasi perpajakan terhadap niat untuk patuh wajib pajak karyawan Universitas Advent Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan landasan teori Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB) yang menjelaskan bahwa penerimaan teknologi serta niat perilaku mempengaruhi niat patuh terhadap individu. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 81 dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sistem digitalisasi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat untuk patuh wajib pajak dengan nilai t sebesar 6.479 dan signifikansi < 0.05. Temuan ini menunjukkan bahwa kemudahan dan efisiensi sistem digitalisasi perpajakan mampu meningkatkan niat untuk patuh wajib pajak.
Copyrights © 2026