Kolesterol tinggi merupakan salah satu penyebab utama penyakit seperti stroke dan penyakit jantung. Pemeriksaan kolesterol umumnya dilakukan secara invasif dengan mengambil sampel darah menggunakan jarum suntik, yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan membutuhkan waktu pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat ukur kadar kolesterol non-invasif berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat menampilkan hasil pengukuran secara langsung pada smartphone. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan alat, pembuatan prototipe, pengujian sistem, dan evaluasi hasil. Data kadar kolesterol diperoleh dari sensor non-invasif, kemudian diproses menggunakan algoritma kalibrasi dan perhitungan regresi linier berdasarkan data pembanding dari hasil uji laboratorium. Berdasarkan pengujian terhadap 100 responden, alat yang dikembangkan memiliki tingkat akurasi sebesar 94,14% melalui perbandingan kinerja dengan alat laboratorium yang sudah terstandar, serta memiliki tingkat kestabilan kinerja kelistrikan mencapai 98,4%. Hasil ini menunjukkan bahwa alat dapat berfungsi dengan baik dan berpotensi menjadi alternatif pemeriksaan kolesterol yang lebih praktis dan nyaman.
Copyrights © 2026