Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan e-commerce di Indonesia yang mendorong perubahan perilaku konsumsi, khususnya meningkatnya pembelian impulsif pada generasi Milenial dan Gen Z. Kemudahan akses aplikasi, strategi penjualan, serta fitur kredit digital seperti Paylater menjadi stimulus utama dalam memengaruhi perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan akses, strategi penjualan, dan fitur kredit digital terhadap pembelian impulsif melalui emosi positif pada pengguna Shopee. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui survei kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan akses dan strategi penjualan berpengaruh signifikan terhadap emosi positif, sementara fitur kredit digital tidak berpengaruh signifikan terhadap emosi positif. Selain itu, fitur kredit digital terbukti berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif, sedangkan variabel lainnya tidak berpengaruh langsung. Emosi positif juga tidak berperan signifikan dalam mendorong pembelian impulsif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor fungsional seperti kemudahan sistem dan fleksibilitas pembayaran lebih dominan dibandingkan faktor emosional dalam memengaruhi perilaku pembelian impulsif pada e-commerce.
Copyrights © 2026