Penelitian ini bertujuan untuk menyebarkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pencegahan banjir serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap masyarakat serta pihak terkait di lingkungan rawan banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pencegahan banjir di Kota Pekanbaru berbeda antarwilayah. Masyarakat yang tinggal di sekitar Bantaran Sungai Siak cenderung memiliki tingkat partisipasi yang rendah dalam kegiatan pencegahan banjir, seperti gotong royong dan kegiatan kebersihan lingkungan, karena adanya persepsi bahwa penanganan banjir merupakan tanggung jawab utama pemerintah. Sebaliknya, masyarakat di wilayah lain menunjukkan partisipasi yang relatif lebih baik melalui keterlibatan dalam kegiatan gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, serta menyampaikan laporan mengenai kondisi drainase. Dapat disimpulkan bahwa persepsi masyarakat terhadap tanggung jawab penanganan banjir serta tingkat kesadaran terhadap risiko banjir merupakan faktor penting yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan banjir.
Copyrights © 2026