Paparan asap rokok selama kehamilan dapat mengganggu oksigenasi ibu dan mempengaruhi kesejahteraan janin, terutama di daerah dengan prevalensi merokok yang tinggi seperti Jambi, Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menilai perbedaan saturasi oksigen ibu dan denyut jantung janin pada wanita hamil pada trimester kedua dan ketiga berdasarkan paparan asap rokok. Studi analitik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan dengan melibatkan 45 wanita hamil yang mengikuti perawatan antenatal di Puskesmas Rawasari, Kota Jambi, pada tahun 2024. Paparan asap rokok dievaluasi menggunakan kuesioner, saturasi oksigen ibu diukur menggunakan oksimeter, dan denyut jantung janin diukur menggunakan Doppler Ultrasound. Data dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar wanita hamil memiliki tingkat saturasi oksigen normal, tanpa perbedaan yang signifikan secara statistik diantara kelompok yang terpapar dan tidak terpapar asap rokok (p = 0.282). Sedangkan denyut jantung janin secara signifikan lebih tinggi pada kelompok yang terpapar asap rokok dibandingkan dengan kelompok yang tidak terpapar (p = 0.002). Ini menunjukkan bahwa tidak ditemukan perbedaan signifikan pada saturasi oksigen ibu hamil berdasarkan paparan asap rokok, tetapi ditemukan perbedaan signifikan pada denyut jantung janin antara ibu hamil yang terpapar dan tidak terpapar asap rokok.
Copyrights © 2026