Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara infrastruktur transportasi dan energi dengan Produk Domestik Bruto (PDB) provinsi di Indonesia periode 2020–2024. Infrastruktur transportasi dan energi merupakan sektor penting yang mendukung aktivitas ekonomi dan pemerataan pembangunan antarwilayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel yang menggabungkan dimensi waktu dan wilayah. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bappenas, dan Kementerian ESDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas infrastruktur jalan, transportasi udara, dan konsumsi listrik cenderung memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi, meskipun secara statistik belum signifikan selama periode penelitian. Hal ini mencerminkan bahwa dampak infrastruktur terhadap PDB membutuhkan waktu untuk terealisasi secara optimal. Penelitian ini relevan dalam konteks pemulihan ekonomi pasca COVID-19, di mana pemerintah meningkatkan investasi infrastruktur. Secara teoritis, studi ini memperkuat peran infrastruktur dalam perspektif pertumbuhan ekonomi dan spillover antarwilayah, serta memberikan implikasi kebijakan bagi pembangunan yang lebih merata.
Copyrights © 2025